Beda Genuine dan Synthetic Leather

Bagi orang awam membedakan kedua bahan ini tentu bukan hal yang mudah, karena synthetic leather sendiri dibuat untuk “menyerupai” kulit asli. Oleh sebab itu kami sampaikan tips ringan berikut agar Anda dapat dengan mudah membedakan antara genuine dan synthetic leather :

Tekstur : Lihat tekstur bahan yang akan Anda beli dengan teliti. Bahan kulit asli mempunyai tekstur yang berbeda-beda disetiap bagiannya karena sifatnya yang natural. Untuk jaket misalnya, pengrajin cenderung mengambil bagian kulit yang halus dibagian punggung, sedangkan bagian yang berkerut dibagian bawah lengan, demikian pula dengan kerajinan lainnya. Sedangkan kulit sintetis mempunyai tekstur yang sama disetiap bagiannya dan lebih halus.

Permukaan Bahan : Rabalah permukaan bahan kulit asli, tidak jarang Anda akan menjumpai permukaan yang kasar, bopeng, berkerut, luka tergores dsb. Tidak demikian dengan kulit sintetis, permukaan halus dan rata sangat dominan karena buatan pabrikan.

Aroma : Anda bisa mencium bau khas dari bahan kulit asli, karena baunya seperti bahan penyamaknya seperti chrome misalnya. Sedangkan kulit sintetis berbau kimia polimer bahkan bisa berbau wangi. Cara ekstrim lainnya adalah dengan dibakar, kulit sintetis akan menghasilkan bau plastik dan hasil pembakaran berupa gumpalan lengket. Kulit asli lambat laun akan terbakar dan menjadi abu.

Berat : Bila Anda menenteng produk kerajinan kulit asli, maka akan terasa lebih berat dibandingkan dengan produk berbahan kulit sintetis.

Jahitan : Lihatlah pangkal jahitan produk kulit Anda, apabila bahan kulit tersebut terdapat benang atau kain maka bisa dipastikan bahan tersebut kulit sintetis. Sedangkan bahan kulit asli, Anda akan menjumpai serat serabut seperti daging yang sudah mengering.

Harga : Sudah pasti untuk menghasilkan produk yang bagus dengan bahan kulit asli dibutuhkan kulit dengan bagian-bagian tubuh yang bagus, hal ini sangat berpengaruh pada jumlah kulit yang dibutuhkan untuk membuat suatu produk. Berbeda dengan kulit sintetis yang semua bagian bahannya sama. Selain faktor tersebut, harga kulit asli lebih mahal juga dipengaruhi faktor ketersediaan dan proses yang melibatkan SDM lebih banyak.

Yuyun Afnan | Founder Ganode Indonesia

 

Image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: